teks

Tujuan utama pendidikan adalah untuk menciptakan manusia yang mampu melakukan hal-hal baru, tidak hanya mengulangi apa yang generasi lain telah dilakukan.

Senin, 15 September 2014

Peran, Fungsi, Manfaat Praktis dan Karakteristik Media Pembelajaran Beserta Contohnya






PERAN, FUNGSI, MANFAAT PRAKTIS DAN KARAKTERISTIK MEDIA PEMBELAJARAN

 

 






Disusun Oleh :
Kelompok 1
Muh. Sadid Hidayat / 13010101006
Mufik / 13010101005


SEKOLAH TINGGI AGAMA ISLAM NEGERI
SULTAN QAIMUDDIN KENDARI
JURUSAN TARBIYAH
2014


KATA PENGANTAR



Puji syukur kehadirat Allah SWT yang telah memberikan kepada kita jalan kemudahan, kesehatan lahir dan batin dan telah memberikan nilai guna kepada kita semua atas berbagai ilmu yang bermanfaat.
Penyusun juga meucapkan terimakasih kepada teman-teman yang telah membantu dalam penyusunan makalah ini. Penyusun juga menyadari bahwa makalah ini tidak lepas dari kekurangan, sehingga kritik dan saran yang bersifat membangun sangan penyusun harapkan dari para pembaca, demi kesempurnaan makalah ini.

Kendari, 12 September 2014


Penyusun


DAFTAR ISI




BAB I

PENDAHULUAN

A.      Latar Belakang

Media pembelajaran memiliki peran dan fungsi yang strategis dalam pencapaian tujuan pembelajaran. Penggunaan media pembelajaran yang kaya dan bervariasi, tidak saja membuat motivasi belajar meningkat, tetapi juga menjadikan hasil belajar lebih bermakna. Media pembelajaran dapat dimaknai sebagai semua bentuk perantara yang digunakan oleh manusia untuk menyampaikan atau menyebar ide, gagasan, atau pendapat sehingga ide, gagasan atau pendapat yang dikemukakan itu sampai kepada penerima yang dituju.
Penggunaan media atau alat bantu disadari oleh banyak praktisi pendidikan sangat membantu aktivitas proses pembelajaran baik didalam maupun diluar kelas, terutama membantu dalam peningkatan prestasi belajar siswa dan membantu juga dalam pencapaian tujuan pendidikan tersebut. Namun, dalam implementasinya tidak banyak guru yang memanfaatkannya, bahkan penggunaan metode ceramah (lecture method) monoton masih cukup populer dikalangan guru dalam proses pembelajarannya.
Maka dari itu dalam makalah ini penulis akan sedikit menjelaskan tentang peran, fungsi, manfaat praktis dan karakteristik media pembelajaran yang harus diketahui dan difahami oleh pengajar dalam proses pembelajaran  yang berfungsi dalam rangka mencapai tujuan pendidikan.

B.       Rumusan Masalah

Berdasarkan latar belakang diatas terdapat beberapa rumusan masalah, diantaranya adalah sebagai berikut :
1.    Apa sajakah peran dan fungsi media pembelajaran ?
2.    Apa sajakah manfaat praktis media pembelajaran ?
3.    Apa sajakah karakteristik media pembelajaran ?


C.      Tujuan

Berdasarkan rumasan masalah diatas terdapat beberapa tujuan, diantaranya adalah sebagai berikut :
1.      Agar mahasiswa dapat mengetahui peran dan fungsi media pembelajaran ?
2.      Agar mahasiswa dapat mengetahui manfaat praktis media pembelajaran ?
3.      Agar mahasiswa dapat memahami karakteristik media pembelajaran ?


BAB II

PEMBAHASAN

A.      Peran dan Fungsi Media Pembelajaran

Secara umum peranan media pembelajaran adalah memperlancar interaksi antara guru dengan siswa sehingga kegiatan pembelajaran lebih afektif dan efisien. Sedangkan secara lebih khusus peran media pembelajaran adalah:
1.      Penyampaian materi pembelajaran dapat diseragamkan
Dengan bantuan media pembelajaran, penafsiran yang berbeda antar guru dapat dihindari dan dapat mengurangi terjadinya kesenjangan informasi diantara siswa dimanapun berada.
2.      Proses pembelajaran menjadi lebih jelas dan menarik
Media dapat menampilkan informasi melalui suara, gambar, gerakan dan warna, baik secara alami maupun manipulasi, sehingga membantu guru untuk menciptakan suasana belajar menjadi lebih hidup, tidak monoton dan tidak membosankan.
3.      Proses pembelajaran menjadi lebih interaktif
Dengan media akan terjadinya komukasi dua arah secara aktif, sedangkan tanpa media guru cenderung bicara satu arah.
4.      Efisiensi dalam waktu dan tenaga
Dengan media tujuan belajar akan lebih mudah tercapai secara maksimal dengan waktu dan tenaga seminimal mungkin. Guru tidak harus menjelaskan materi ajaran secara berulang-ulang, sebab dengan sekali sajian menggunakan media, siswa akan lebih mudah memahami pelajaran.
5.      Meningkatkan kualitas hasil belajar siswa
Media pembelajaran dapat membantu siswa menyerap materi belajar lebih mandalam dan utuh. Bila dengan mendengar informasi verbal dari guru saja, siswa kurang memahami pelajaran, tetapi jika diperkaya dengan kegiatan melihat, menyentuh, merasakan dan mengalami sendiri melalui media pemahaman siswa akan lebih baik.

6.      Media memungkinkan proses belajar dapat dilakukan di mana saja dan kapan saja
Media pembelajaran dapat dirangsang sedemikian rupa sehingga siswa dapat melakukan kegiatan belajar dengan lebih leluasa dimanapun dan kapanpun tanpa tergantung seorang guru.Perlu kita sadari waktu belajar di sekolah sangat terbatas dan waktu terbanyak justru di luar lingkungan sekolah.
7.      Media dapat menumbuhkan sikap positif siswa terhadap materi dan proses belajar
Proses pembelajaran menjadi lebih menarik sehingga mendorong siswa untuk mencintai ilmu pengetahuan dan gemar mencari sendiri sumber-sumber ilmu pengetahuan.
8.      Mengubah peran guru ke arah yang lebih positif dan produktif
Guru dapat berbagi peran dengan media sehingga banyak mamiliki waktu untuk memberi perhatian pada aspek-aspek edukatif lainnya, seperti membantu kesulitan belajar siswa, pembentukan kepribadian, memotivasi belajar, dan lain-lain.
Adapun manfaat media pembelajaran menurut Azhar (1995) pada dasarnya fungsi utama dari media pembelajaran sendiri merupakan alat bantu yang turut mempengaruhi iklim, kondisi, dan lingkungan belajar yang ditata dan diciptakan oleh guru.
Semua itu merupakan tujuan utama media, yakni mengefisienkan proses komunikasi pembelajaran sehingga tercapai tujuan yang diinginkan (adanya perubahan tingkah laku). Berikut ini adalah fungsi media pembelajaran:
1.      Fungsi Media Pembelajaran Sebagai Sumber Belajar
Secara teknis, media pembelajaran sebagai sumber belajar. Dalam kalimat “sumber belajar” ini tersirat makana keaktifan, yakni sebagai penyalur, penyampai, penghubung dan lain lain. Fingsi media pembelajaran sebagi sumber belajar adalah fungsi utamannya di samping adannya fungsi-fungsi lain yang akan kita bahas di dalam makalah ini. Seperti telah di singgung di atas, bahwa media pembelajaran adalah bahasanya baru. Maka untuk beberapa hal media pembelajaran dapat menggantikan fungsi guru terutma sebagai sumber belajar. Mudhoffir dalam bukunya yang berjudul prinsip-perinsip pengelolaan sumber belajar (1992 : 1-2) menyebutkan bahwa sumber belajar pada hakekatnya merupakan komponen sistem instruksional yang meliputi pesan, orang, bahan, alat, tehknik dan lingkungan . yang mana hal itu dapat mempengaruhi hasil belajar siswa. Dengan demikian sumber belajar dapat di pahami sebagai segala macam sumber yang ada di luar dirui seseorang dan mungkin memudahkan peroses belajar mengajar.
2.      Fungsi Semantik
Fungsi semantik yakni kemempuan media dalam menambah perbendaharaan kata yang makna atau maksudnya benar-benar di pahami oleh anak didik. Bahasa meliputi lambang dari isi. Yakni pikiran atau perasaan yamg keduannya telah menjadi totalitas pesan yang tidak dapat di pisahkan. Unsur unsur dasar dari bahasa itu adalah ”kata”. Simbol adalah suatu yang di gunakan untuk atau uang dipandang sebagai wakil suatu lainnya. Jadi, gambar harimau di pakai sebagai simbol keberanian. Kata hanya akan bermakna bila telah di rujukan kepada sejumlah relefan. Manusialah yang memberi makna kepada kata pada konteks pendidikan dan pembelajaran. Gurulah yang menjadi makna pada setiap kata yang di sampaikannya.
3.      Fungsi Manipulatif
Fungsi manipulatif ini di dasarkan pada ciri ciri umum yang sebagai mana tersebut di atas. Berdasarkan karakteristik umum ini, media memiliki dua kemampuan, yakni mengatasi batas betas ruang dan waktu dan mengatasi keternatasan inderawi.
4.      Fungsi Psikologis
a.    Fungsi Atensi
Media pembelajaran dapat meningkatkan perhatian (attention) siswa terhadap materi ajar. Setiap orang memiliki sel saraf penghambat, yakni sel khusus yang berfungsi membuang sejumlah sensasi yang datang. Dengan adanya sel penghambat ini para siswa dapat memfokuskan perhatiannya pada rangsangan yang di anggapnya menarik dan membuan rangsangan yang lainnaya. Dengan demikian, media belajar yang tepat guna adalah media belajar yang menarik dan memfokuskan siswa. Dalam psikologi komunikasi, fenomena ini terjadi ketika kita memperhatikan rangsangan tertentu sambil membuang rangsangan yang lainnya di sebut perhatian selektif (selectiv attention).
b.      Fungsi afektif
Fungsi afektif yakni menggugah perasaan, emosi, dan tingkatan penerimaanatau penolakan siswa terhadap sesuatu. Setiap orang memiliki gejala batin jiwa yang berisikan kualitas karakter dan kesadaran.ia berwujud pencurahan perasaan minat, dan sikap penghargaan, nilai nilai, atau perangkat emosi dan kecenderungan kecenderuangan batin. Media pembelajaran yang tepat guna dapat meningkatkan sambutan dan penerimaan siswa terhadap setimulus tertentu. Sambutan dan penerimaan tersebut berupa kemauan dengan adannya media pembelajaran, terlihat pada diri siswa kesediaan untuk menerima beban pelajaran, dan untuk itu perhatiannya akan tertuju pada pembelajaran yang di ikutinnya. Hal lain dari penerimaan itu adalah munculnya tanggapan yakni partisipasi siswa dalam keselurukan peroses pemeblajaran siswa secara suka rela, ini merupakan relaksasi siswa terhadap rangsangan yang di terimannya.
c.       Fungsi kognitif
Siswa yang belajar melalui media pembelajaran akan memperoleh dan menggunakan bentuk-bentuk reperensi yang mewakili objek-objek yang 7 nilai-nilai, norma-norma, kepercayaan, ide, dan sikap yang menjadi sistem batin yangdi hadapi, baik objek berupa orang, benda, atau kejadian/peristiawa. Objek objek itu di reperensikan atau di hadirkan dalam diri seseorang melalui tanggapan, gagasan atau lambang, yang dalam psikologi semuannya merupakan sesuatu yang bersifat mental. Belajar melalui peristiwa seprti darma wisata, ia mempu menceritakan pengalamannya selama melakukan kegiatan itu kepada temannya. Tempat-tempat yang ia kunjungi selama berdarma wisata di bawa pulang, dirinya sendiri juga tidak hadir di tempat darmawisata itu saat ia bercerita pada temannya tersebut. Tetapi semua pengalaman tercatat di dalam benaknya. Dalam bentuk gagasan gagasan dan tanggapan tanggapan. Gagasan dan tanggapan itu di tuangkan dalam kata kata yang di sampaikan kepada temannya yang mendengarkan ceritannya. Dengan demikian pengalaman selama berkunjung ke tempat darma wisata di wakilkan atau di persentasikan dalam betuk gagasan atau tanggapan yang kedua dalam bentuk mental. Jelaslah kirannya, media pembelajaran itu telah andil delam mengembangkan kognitif siswa. Semakin banyak ia di hadapkan dengan obkek objek akan semakin banyak pula pikiran dan gagasan yang di milikinya, atau semakin kaya dan luas pikiran kognitifnya.
d.      Fungsi imajinatif
Media pembelajaran dapat meningkatkan dan mengembangkan imajinatif siswa. Imajinatif dalam kamus lengkap psikologi adalah peroses menciptakan objek atau peristiwatanpa pemenfaatan data sensoris. Imajinatif ini mencakup penimbulan atau kreasi objek objek baru sebagai rencana di masa mendatang atau dapat pula mengambil bentuk fantasi (khayal) yang di dominasi kuat sekali oleh pikiran pikiran autisik.
e.       Fungsi motivasi
Motivasi merupakan seni yang mendorong siswa untuk terdorong melakukan kegiatan belajar sehingga tujuan pembelajaran tercapai. Dengan demikian mitivasi merupakan usah dari pihak luar dalam hal ini adalah guru untuk mendorong, mengaktifkan, menggerakkan siswannya untuk terlibat secara aktif dalam proses pembelajaran. Guru dapat memotivasi siswanya dengan cara membangkitkan minat belajarnnya dan dengan cara memberikan dan menimbulkan harapan.
5.      Fungsi Sosio-Kultural
Fungsi media pembelajaran dilihat dari social cultural, yakni mengatasi hambatan sosio cultural antar peserta komunikasi pembelajaran. Bukan hal yang mudah untuk memahami para siswa yang memiliki jumlah yang cukup banyak (paling tidak dalam satu kelas berjumlah 40 orang). Masing masing memiliki karakteristik yang berbeda beda apalagi di hubungkan dengan adapt, keyakinan, lingkungan, pengalaman, dan lain lain. Sedangkan dari pihalk lain, kurikulum dan materi ajar ditentukan dan di lakukan secara sama untuk setiap siswa. Tentunya guru akan menghadapi kesulitan terlebih guru harus mengatasinya sendirian. Apalagi bila latar belakang dirinnya (guru) baik adat, budaya, lingkungan, dan pengalaman yang berbeda dari para siswannya. Hal ini dapat di atasi dengan media pembelajaran, karena media pembelajaran memiliki kemampuan dalam memberikan rangsangan yang sama, mempersamakan pengalaman, dan menimbulkan pesepsi yang sama.

B.       Manfaat Praktis Media Pembelajaran

(Arsyad, 2003:26), maka dapat disimpulkan beberapa manfaat praktis dari penggunaan media pengajaran di dalam proses belajar mengajar sebagai berikut :
1.    Media pengajaran dapat memperjelas penyajian pesan dan informasi sehingga dapat memperlancar dan meningkatkan proses dan hasil belajar.
2.    Media pengajaran dapat meningkatkan dan mengarahkan perhatian anak sehingga dapat menimbulkan motivasi belajar, interaksi yang lebih baik langsung antara siswa dan lingkunganya dan km\emungkinan siswa untuk belajar sendiri-sendiri sesuai denga kemampuan dan minatnya.
3.    Media pengajaran dapat mengatasi keterbatasan indera, ruang dan waktu
a.    Obyek atau benda yang terlalu besar untuk ditampilkan langsung diruang kelas dapat diganti dengan gamabr, foto, slide, realita, film, radio atau model.
b.    Obyek atau benda yang terlalu kecil yang tidak tampak oleh indera dapat disajikan dengan bantuan mikroskop, film, slide atau gambar.
c.    Kejadian langka yang terjadi di masa lalu atau terjadi sekali dalam puluhan tahun dapat ditampilkan melalui rekaman video, film, foto, slide disamping secara verbal.
d.   Obyek atau proses yang amat rumit seperti peredaran darah dapat ditampilkan secar kongkret melalui film, gamabr, slide, atau simulasi komputer
e.    Kejadian atau percobaan yang dapat membahayakan dapat disimulasikan dengan media seperti komputer, film, dan video.
f.     Peristiwa alam seperti terjadinya leutsan gungung berapi atau proses yang dalam kenyataannya memakan waktu lama seperti proses kepompong menjadi kupu-kupu dapat disajikan dengan teknik-teknik rekaman seperti time-lapse untuk film, video, slide atau simulasi komputer.
4.    Media pengajaran dapat memberikan kesamaan pengalaman kepada siswa tentang peristiwa-peristiwa di lingkungan mereka, serta memungkinkan terjadinya interaksi langsung dengan guru, masyarakat, dan lingkungannya misalnya melalui karya wisata, kunjungan-kunjungan ke museum atau kebun binatang.

C.      Karakteristik Media Pembelajaran

            Media pembelajaran merupakan komponen intruksional yang melliputi pesan, orang, dan peralatan. Menurut syaifulbahri djamarah dan aswan zain,media merupakan wahana penyalur informasi belajar atau informasi pesan. Dalam perkembangannya media pembelajaran mengikuti perkembangan teknologi.
Berdasarkan perkembangan teknologi tersebut, media pembelajaran dikelompokkan kedalam empat kelompok yaitu:
1.    Media hasil teknologi cetak. Teknologi cetak adalah cara untuk menghasilkan atau menyampaikan materi, seperti buku dan materi visual statis terutama melalui proses percetakan mekanisatau photografis. Kelompok media hasil teknologi cetak antara lain: teks, grafik, foto atau representasi fotografik.
Karakteristik media hasil teknologi cetak:
a.         Teks dibaca secara linear
b.        Menampilkan komonikasi secarasatu arah dan reseptif
c.         Ditampilkan secara statis atau diam
d.        Pengembangannya sangat tergantung kepada prinsip-prinsip pembahasan
e.         Berorientasi atau berpusat pada siswa. Dalam hal ini guru dan lembaga berperan sebagai penunjang, fasilitator dan semangat pada siswa yang sedang belajar.
f.         Informasi dapat diatur atau ditata ulang oleh pemakai
2.    Media hasil teknologi audio-visual. Teknologi audi-visual cara menyampaikan materi dengan menggunakan mesin-mesin mekanis dan elektronis untuk menyajikan pesan-pesan audio-visual. Penyajian pengajaran secara audio-visual jelas bercirikan pemakaian perangkat keras selama proses pembelajaran, seperti , mesin proyektor film, tape rekorder, proyektor visual yang lebar.
Karakteristik media hasil teknologi audio-visual:
a.         Bersifat linear
b.         Menyajikan visual yang dinamis
c.         Digunakan dengan cara yang telah ditentukan sebelumnya oleh perancang
d.        Merupakan representasi fisik dari gagasan real atau abstrak
e.         Dikembangkan menurut prinsip psikologis behafiorisme dan kognitif
f.         Berorientasi pada guru. Pendekatan yang berorientasi pada guru atau lembaga adalah sistem pendidikan yang konfensional dimana hampir seluruh kegiatan pembelajaran dikendalikan penuh oleh para guru dan staf lembaga penndidikan. Dalam sistemini guru mengkomunikasikan pengethuannya kepada siswa dalam bentuk pokok bahasan dalam beberapa macam bentuk silabus.
3.    Media hasil teknologi yang berdasarkan computer teknologi berbasis computer merupakan cara menghasilka atau menyampaikan materi dengan menggunakan sumber-sumber yang berbasis micro-prosesor. Berbagai aplikasi teknologi berbasis komputer dalam pembelajaran ummumnya dikenal sebagai computer assisted instruction. Aplikasi tersebut apabila dilihat dari cara penyajian dan tujuan yang ingin dicapai melipiti tutorial, penyajian materi secara bertahap, drills end practice latihan untuk membantu siswa menguasai materi yang telah dipelajari sebelumnya, permainan dan simulasi (latihan untuk mengaplikaskan pengetahian dan keterampilan yang baru dipelajari dari basis data(sumber yang dapat membantu siswa menambahh informasi dan penegtahuan sesuai dengan keinginan masing-masing )
Karakteristik media hasil teknologi yang berdasarkan computer teknologi berbasis computer:
a.         Dapat digunakan secara acak, non-sekuensial atau secara linear
b.        Dapat digunakan sesuai keinginan siswa atau perancang
c.         Gagasan disajikan dalam gaya abstrak dengan simbol dan grafik
d.        Prinsip-prinsip ilmu kognitif untuk mengembangkan media ini
e.         Beroriatasi pada siswa dan melibatkan interaktifitas siswa yang tinggi
4.    Media hasil gabungan tenologi cetak dan teknologi computer. Teknologi gabungan adalah cara unntuk menghasilkan dan menyampaikan materi yang menggabungkan pemakaian beberapa bentuk media yang dikendalikan komputer. Komputer yang memiliki kemampuan yang hebat seperti jumlah random akses memori yang besar, hard disk yang besar, dan monitor yang beresolusi tinggi ditambah dengan pararel (alat-alat tambahan), seperti: vidio disk player, perangkat keras untuk bergabung dalam suatu jaringan dan sistem audio.
Karakteristik media hasil gabungan tenologi cetak dan teknologi computer:
a.         Dapat digunkan secara acak, sekuensial, linear
b.        Dapat digunakan sesuai keinginan siswa, bukan saja dengan direncanakan dan diinginkan oleh perancangnya
c.         Gagasan disajikan secara realistik sesuai dengan pengalaman siswa, menurut apa yang relefan dengan siswa dan dibawah pengendalian siswa
d.        Prinsip ilmu kognitif dan konstruktifisme ditetapkan dalampengembangan dan penggunaanpelajaran
e.         Pembelajaran ditata dan terpusat pada lingkup kognitif sehingga pengetahuan dikuasai jika pengetahuan itu digunakan
f.         Bahan-bahan pelajaran melibatkan interaktif siswa
g.        Bahan-bahan pelajaran memadukan kata dan visual dari berbagai sumber.
Selain pembagian itu ada lagi pembagian media pembelajaran menurut jenis, daya liput, dan bahannya.
1.    Dilihat dari jenisnya, media terbagi menjadi:
a.    Media auditif
Media yang hanya mengandalkan suara saja seperi radio,kaset rekoorder, peringan hitam.media ini tidak cocok untuk orang tuli atau mempunyai kelainan pendengaran
b.      Media visual
Media yang hanya mengandalkan indera penglihatan. Media ini ada yang menampilkan gambar diam seperti film strip, slides, foto, gambar atau lukisan, dan cetakan. Ada pula yang menampilkan gambar atau simbol yang bergerak seperti film bisu, dan film kartun.
c.       Media audio visual
Media yang mempunyai unsur suara dan unsur gambar. Jenis media ini mempunya kemampuan yang lebih baik karena meliputi kedua jenis media yang pertama dan kedua. Media ini dibagi dalam:
1)   Audio visual murni yaitu baik unsur suara maupun unsur gambar derasal dari satu sumberseperti video kaset
2)   Audio visual tidak murni yaitu unsur suara dan unsur gambarnya berasal dari sumber yang berbeda. Misalnya filmbingkai suara yang unsur gambarnya berasal dari slides proyektor dan unsur suaranya berasal dari tape recorder.
2.    Dilihat dari daya liputnya, media terbagi menjadi:
a.       Media dengan daya liput luas dan serentak
Penggunaan media ini tidak terbatas oleh tempat dan ruang serta dapat menjangkaujumlah anak didik yang banyak dalam waktu yang sama.seperti radio dan televisi serta internet
b.      Media dengan daya liput terbatas oleh ruang dan tempat
Media ini dalam penggunaannya membutuhkan ruang dan tempat yang khusus seperti film sound slides film rangkai, yang harus menggunakan empat tertutupdan gelap.
c.       Media untuk pembelajaran invidual
Media ini penggunaannya hanya untuk seorang diri.termasuk media ini adalh modul berprogram dan pengajaran melalui komputer.
3.    Dilihat dari bahan-bahannya, media terbagi menjadi:
a.       Media sederhana
Media ini bahan dasarnya mudah diperoleh dan harganya murah, cara pembuatannya mudah, danpenggunaannya tidak sulit.
b.      Media kompleks
Media ini adalah media yang bahan dasarnya kompleks sulit didapat serta mahal harganya, sulit membuatnya, dan penggunaanya memerlukan keterampilan yang memadai.


BAB III

PENUTUP

A.      Kesimpulan

Kesimpuln dari uraian di atas bahwa secara umum peranan media pembelajaran adalah memperlancar interaksi antara guru dengan siswa sehingga kegiatan pembelajaran lebih afektif dan efisien. Adapun fungsi dari media pembelajan ada beberapa hal,yaitu :
1.    Fungsi Media Pembelajaran Sebagai Sumber Belajar
2.    Fungsi Semantik
3.    Fungsi Manipulatif
4.    Fungsi Psikologis
5.    Fungsi Sosio-Kultural
Sedangkan manfaat praktis dari penggunaan media pengajaran di dalam proses belajar mengajar sebagai berikut :
1.    Media pengajaran dapat memperjelas penyajian pesan dan informasi
2.    Media pengajaran dapat meningkatkan dan mengarahkan perhatian anak
3.    Media pengajaran dapat mengatasi keterbatasan indera, ruang dan waktu
4.    Media pengajaran dapat memberikan kesamaan pengalaman kepada siswa
Berdasarkan perkembangan teknologi,media pembelajaran dikelompokkan kedalam empat kelompok yaitu:
1.    Media hasil teknologi cetak.
2.    Media hasil teknologi audio-visual.
3.    Media hasil teknologi yang berdasarkan computer teknologi berbasis computer
4.    Media hasil gabungan tenologi cetak dan teknologi computer. Teknologi

B.       Saran

Setelah membaca pembahasan diatas, diharapkan pembaca dapat memahami dan menggunakan media pembeleaaran secara baik dengan tujuan dapat membantu dan mempermudah seorang pendidik melaksanakan tugasnya, sehingga diperolehnya hasil yang maksimal dalam mendidik peserta didik.

DAFTAR PUSTAKA

Arsyad Azhar, Media Pembelajaran, PT RajagGrafindo Persada, Jakarta, 1997.
Ghazali Nurseha, dkk., Media Pembelajaran, MEMBUMI publishing, Makassar, 2009.