PERAN, FUNGSI, MANFAAT PRAKTIS DAN KARAKTERISTIK MEDIA PEMBELAJARAN
Disusun Oleh :
Kelompok 1
Muh. Sadid Hidayat / 13010101006
Mufik / 13010101005
SEKOLAH TINGGI AGAMA ISLAM NEGERI
SULTAN QAIMUDDIN KENDARI
JURUSAN TARBIYAH
2014
KATA PENGANTAR
Puji syukur kehadirat Allah SWT yang telah memberikan kepada kita jalan
kemudahan, kesehatan lahir dan batin dan telah memberikan nilai guna kepada
kita semua atas berbagai ilmu yang bermanfaat.
Alhamdulillah,
dengan dengan hidayah dan ridho Allah, kami dapat menyusun makalah ini. Makalah
ini diharapkan dapat membawa wawasan pada pembacanya, khususnya teman-teman
mahasiswa. Makalah ini berisi tentang “Peran, Fungsi, Manfaat Praktis dan Karakteristik
Media Pembelajaran “
Penyusun juga meucapkan terimakasih kepada teman-teman yang telah
membantu dalam penyusunan makalah ini. Penyusun juga menyadari bahwa makalah
ini tidak lepas dari kekurangan, sehingga kritik dan saran yang bersifat
membangun sangan penyusun harapkan dari para pembaca, demi kesempurnaan makalah
ini.
Kendari, 12
September 2014
Penyusun
DAFTAR ISI
BAB II PEMBAHASAN
BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Media pembelajaran memiliki peran dan fungsi yang
strategis dalam pencapaian tujuan pembelajaran. Penggunaan media pembelajaran
yang kaya dan bervariasi, tidak saja membuat motivasi belajar meningkat, tetapi
juga menjadikan hasil belajar lebih bermakna. Media pembelajaran dapat dimaknai
sebagai semua bentuk perantara yang digunakan oleh manusia untuk menyampaikan
atau menyebar ide, gagasan, atau pendapat sehingga ide, gagasan atau pendapat
yang dikemukakan itu sampai kepada penerima yang dituju.
Penggunaan media atau alat bantu disadari oleh banyak
praktisi pendidikan sangat membantu aktivitas proses pembelajaran baik didalam
maupun diluar kelas, terutama membantu dalam peningkatan prestasi belajar siswa
dan membantu juga dalam pencapaian tujuan pendidikan tersebut. Namun, dalam
implementasinya tidak banyak guru yang memanfaatkannya, bahkan penggunaan
metode ceramah (lecture method) monoton masih cukup populer dikalangan guru
dalam proses pembelajarannya.
Maka dari itu dalam makalah ini penulis akan sedikit
menjelaskan tentang peran, fungsi, manfaat praktis dan karakteristik media pembelajaran yang harus diketahui dan
difahami oleh pengajar dalam proses pembelajaran yang berfungsi dalam
rangka mencapai tujuan pendidikan.
B. Rumusan Masalah
Berdasarkan
latar belakang diatas terdapat beberapa rumusan masalah, diantaranya adalah
sebagai berikut :
1.
Apa sajakah peran dan fungsi media pembelajaran ?
2.
Apa sajakah manfaat praktis media pembelajaran ?
3.
Apa sajakah karakteristik media pembelajaran ?
C. Tujuan
Berdasarkan
rumasan masalah diatas terdapat beberapa tujuan, diantaranya adalah sebagai
berikut :
1.
Agar
mahasiswa dapat mengetahui peran
dan fungsi media pembelajaran ?
2.
Agar
mahasiswa dapat mengetahui manfaat
praktis media pembelajaran ?
3.
Agar
mahasiswa dapat memahami karakteristik media pembelajaran ?
BAB II
PEMBAHASAN
A. Peran dan Fungsi Media Pembelajaran
Secara umum peranan media pembelajaran adalah memperlancar interaksi antara
guru dengan siswa sehingga kegiatan pembelajaran lebih afektif dan efisien.
Sedangkan secara lebih khusus peran media pembelajaran adalah:
1. Penyampaian materi pembelajaran
dapat diseragamkan
Dengan bantuan media pembelajaran, penafsiran yang
berbeda antar guru dapat dihindari dan dapat mengurangi terjadinya kesenjangan
informasi diantara siswa dimanapun berada.
2. Proses pembelajaran menjadi lebih
jelas dan menarik
Media dapat menampilkan informasi melalui suara,
gambar, gerakan dan warna, baik secara alami maupun manipulasi, sehingga
membantu guru untuk menciptakan suasana belajar menjadi lebih hidup, tidak
monoton dan tidak membosankan.
3. Proses pembelajaran menjadi lebih
interaktif
Dengan media akan terjadinya komukasi dua arah secara
aktif, sedangkan tanpa media guru cenderung bicara satu arah.
4. Efisiensi dalam waktu dan tenaga
Dengan media tujuan belajar akan
lebih mudah tercapai secara maksimal dengan waktu dan tenaga seminimal mungkin.
Guru tidak harus menjelaskan materi ajaran secara berulang-ulang, sebab dengan
sekali sajian menggunakan media, siswa akan lebih mudah memahami pelajaran.
5. Meningkatkan kualitas hasil
belajar siswa
Media pembelajaran dapat membantu
siswa menyerap materi belajar lebih mandalam dan utuh. Bila dengan mendengar
informasi verbal dari guru saja, siswa kurang memahami pelajaran, tetapi jika
diperkaya dengan kegiatan melihat, menyentuh, merasakan dan mengalami sendiri
melalui media pemahaman siswa akan lebih baik.
6. Media memungkinkan proses belajar
dapat dilakukan di mana saja dan kapan saja
Media pembelajaran dapat dirangsang sedemikian rupa
sehingga siswa dapat melakukan kegiatan belajar dengan lebih leluasa dimanapun
dan kapanpun tanpa tergantung seorang guru.Perlu kita sadari waktu belajar di
sekolah sangat terbatas dan waktu terbanyak justru di luar lingkungan sekolah.
7. Media dapat menumbuhkan sikap positif
siswa terhadap materi dan proses belajar
Proses pembelajaran menjadi lebih menarik sehingga
mendorong siswa untuk mencintai ilmu pengetahuan dan gemar mencari sendiri
sumber-sumber ilmu pengetahuan.
8. Mengubah peran guru ke arah yang
lebih positif dan produktif
Guru dapat berbagi peran dengan media sehingga banyak
mamiliki waktu untuk memberi perhatian pada aspek-aspek edukatif lainnya,
seperti membantu kesulitan belajar siswa, pembentukan kepribadian, memotivasi
belajar, dan lain-lain.
Adapun manfaat media pembelajaran menurut Azhar (1995) pada dasarnya fungsi utama dari media pembelajaran
sendiri merupakan alat bantu yang turut mempengaruhi iklim, kondisi, dan
lingkungan belajar yang ditata dan diciptakan oleh guru.
Semua itu merupakan tujuan
utama media, yakni mengefisienkan proses komunikasi pembelajaran sehingga
tercapai tujuan yang diinginkan (adanya perubahan tingkah laku). Berikut ini
adalah fungsi media pembelajaran:
1. Fungsi
Media Pembelajaran Sebagai Sumber Belajar
Secara teknis, media pembelajaran sebagai sumber belajar. Dalam kalimat
“sumber belajar” ini tersirat
makana keaktifan, yakni sebagai penyalur, penyampai, penghubung dan lain lain.
Fingsi media pembelajaran sebagi sumber belajar adalah fungsi utamannya di
samping adannya fungsi-fungsi lain yang akan kita bahas di dalam makalah ini. Seperti telah di
singgung di atas, bahwa media pembelajaran adalah bahasanya baru. Maka untuk
beberapa hal media pembelajaran dapat menggantikan fungsi guru terutma sebagai
sumber belajar. Mudhoffir dalam bukunya yang berjudul prinsip-perinsip pengelolaan sumber belajar (1992 : 1-2) menyebutkan bahwa sumber
belajar pada hakekatnya merupakan komponen sistem instruksional yang meliputi
pesan, orang, bahan, alat, tehknik dan lingkungan . yang mana hal itu dapat mempengaruhi
hasil belajar siswa. Dengan demikian sumber belajar dapat di pahami sebagai
segala macam sumber yang ada di luar dirui seseorang dan mungkin memudahkan
peroses belajar mengajar.
2. Fungsi Semantik
Fungsi semantik yakni kemempuan media dalam menambah perbendaharaan kata yang makna atau
maksudnya benar-benar di pahami oleh anak
didik. Bahasa meliputi lambang dari isi. Yakni pikiran atau perasaan yamg
keduannya telah menjadi totalitas pesan yang tidak dapat di pisahkan. Unsur unsur dasar dari bahasa itu adalah
”kata”. Simbol adalah suatu yang di gunakan untuk atau uang dipandang sebagai
wakil suatu lainnya. Jadi, gambar harimau di pakai sebagai simbol keberanian. Kata hanya akan bermakna bila telah di rujukan kepada sejumlah relefan. Manusialah yang memberi makna kepada
kata pada konteks pendidikan dan pembelajaran. Gurulah yang menjadi makna pada
setiap kata yang di sampaikannya.
3. Fungsi
Manipulatif
Fungsi manipulatif ini di dasarkan pada ciri ciri umum yang sebagai mana tersebut
di atas. Berdasarkan karakteristik umum ini, media memiliki dua kemampuan,
yakni mengatasi batas betas ruang dan waktu dan mengatasi keternatasan
inderawi.
4. Fungsi
Psikologis
a. Fungsi Atensi
Media pembelajaran dapat
meningkatkan perhatian (attention) siswa terhadap materi ajar. Setiap orang
memiliki sel saraf penghambat, yakni sel khusus yang berfungsi membuang
sejumlah sensasi yang datang. Dengan adanya sel penghambat ini para siswa dapat
memfokuskan perhatiannya pada rangsangan yang di anggapnya menarik dan membuan
rangsangan yang lainnaya. Dengan demikian, media belajar yang tepat guna adalah media belajar yang menarik dan memfokuskan siswa. Dalam psikologi
komunikasi, fenomena ini terjadi ketika kita memperhatikan rangsangan tertentu
sambil membuang rangsangan yang lainnya di sebut perhatian selektif (selectiv attention).
b. Fungsi afektif
Fungsi afektif yakni
menggugah perasaan, emosi, dan tingkatan penerimaanatau penolakan siswa
terhadap sesuatu. Setiap orang memiliki gejala batin jiwa yang berisikan
kualitas karakter dan kesadaran.ia berwujud pencurahan perasaan minat, dan
sikap penghargaan, nilai nilai, atau perangkat emosi dan kecenderungan
kecenderuangan batin. Media pembelajaran yang tepat guna dapat meningkatkan
sambutan dan penerimaan siswa terhadap setimulus tertentu. Sambutan dan penerimaan
tersebut berupa kemauan dengan adannya media
pembelajaran, terlihat pada diri siswa kesediaan untuk menerima beban
pelajaran, dan untuk itu perhatiannya akan tertuju pada pembelajaran yang di
ikutinnya. Hal lain dari penerimaan itu adalah munculnya tanggapan yakni
partisipasi siswa dalam keselurukan peroses pemeblajaran siswa secara suka
rela, ini merupakan relaksasi siswa terhadap rangsangan yang di terimannya.
c. Fungsi kognitif
Siswa yang belajar melalui
media pembelajaran akan memperoleh dan menggunakan bentuk-bentuk reperensi yang mewakili objek-objek yang 7 nilai-nilai, norma-norma, kepercayaan, ide,
dan sikap yang menjadi sistem batin yangdi hadapi, baik objek berupa orang,
benda, atau kejadian/peristiawa. Objek objek itu di reperensikan atau di
hadirkan dalam diri seseorang melalui tanggapan,
gagasan atau lambang, yang dalam psikologi semuannya merupakan sesuatu yang
bersifat mental. Belajar melalui peristiwa seprti darma wisata, ia mempu menceritakan pengalamannya selama melakukan kegiatan itu
kepada temannya. Tempat-tempat yang ia kunjungi selama berdarma wisata di bawa pulang, dirinya
sendiri juga tidak hadir di tempat darmawisata itu saat ia bercerita pada
temannya tersebut. Tetapi semua pengalaman tercatat di dalam benaknya. Dalam
bentuk gagasan gagasan dan tanggapan tanggapan. Gagasan dan tanggapan itu di
tuangkan dalam kata kata yang di sampaikan kepada temannya yang mendengarkan
ceritannya. Dengan demikian pengalaman selama berkunjung ke tempat darma wisata
di wakilkan atau di persentasikan dalam betuk gagasan atau tanggapan yang kedua
dalam bentuk mental. Jelaslah kirannya, media pembelajaran itu telah andil
delam mengembangkan kognitif siswa. Semakin banyak ia di hadapkan dengan obkek
objek akan semakin banyak pula pikiran dan gagasan yang di milikinya, atau
semakin kaya dan luas pikiran kognitifnya.
d. Fungsi imajinatif
Media pembelajaran dapat
meningkatkan dan mengembangkan imajinatif siswa. Imajinatif dalam kamus lengkap
psikologi adalah peroses menciptakan objek atau peristiwatanpa pemenfaatan data
sensoris. Imajinatif ini mencakup penimbulan atau kreasi objek objek
baru sebagai rencana di masa mendatang atau dapat pula mengambil bentuk fantasi
(khayal) yang di dominasi kuat sekali oleh pikiran pikiran autisik.
e. Fungsi motivasi
Motivasi merupakan seni yang
mendorong siswa untuk terdorong melakukan kegiatan belajar sehingga tujuan
pembelajaran tercapai. Dengan demikian mitivasi merupakan usah dari pihak luar
dalam hal ini adalah guru untuk mendorong, mengaktifkan, menggerakkan siswannya
untuk terlibat secara aktif dalam proses pembelajaran. Guru dapat memotivasi
siswanya dengan cara membangkitkan minat belajarnnya dan dengan cara memberikan
dan menimbulkan harapan.
5. Fungsi
Sosio-Kultural
Fungsi media pembelajaran
dilihat dari social cultural, yakni mengatasi hambatan sosio cultural antar
peserta komunikasi pembelajaran. Bukan hal yang mudah untuk memahami para siswa
yang memiliki jumlah yang cukup banyak (paling tidak dalam satu kelas berjumlah
40 orang). Masing masing memiliki karakteristik yang berbeda beda apalagi di
hubungkan dengan adapt, keyakinan, lingkungan, pengalaman, dan lain lain.
Sedangkan dari pihalk lain, kurikulum dan materi ajar ditentukan dan di lakukan
secara sama untuk setiap siswa. Tentunya guru akan menghadapi kesulitan
terlebih guru harus mengatasinya sendirian. Apalagi bila latar belakang
dirinnya (guru) baik adat, budaya, lingkungan, dan pengalaman yang berbeda dari
para siswannya. Hal ini dapat di atasi dengan media pembelajaran, karena media
pembelajaran memiliki kemampuan dalam memberikan rangsangan yang sama,
mempersamakan pengalaman, dan menimbulkan pesepsi yang sama.
B. Manfaat Praktis Media Pembelajaran
(Arsyad,
2003:26), maka dapat disimpulkan beberapa manfaat praktis dari penggunaan media
pengajaran di dalam proses belajar mengajar sebagai berikut :
1.
Media
pengajaran dapat memperjelas penyajian pesan dan informasi sehingga dapat
memperlancar dan meningkatkan proses dan hasil belajar.
2.
Media
pengajaran dapat meningkatkan dan mengarahkan perhatian anak sehingga dapat
menimbulkan motivasi belajar, interaksi yang lebih baik langsung antara siswa
dan lingkunganya dan km\emungkinan siswa untuk belajar sendiri-sendiri sesuai
denga kemampuan dan minatnya.
3.
Media
pengajaran dapat mengatasi keterbatasan indera, ruang dan waktu
a.
Obyek
atau benda yang terlalu besar untuk ditampilkan langsung diruang kelas dapat
diganti dengan gamabr, foto, slide, realita, film, radio atau model.
b.
Obyek
atau benda yang terlalu kecil yang tidak tampak oleh indera dapat disajikan
dengan bantuan mikroskop, film, slide atau gambar.
c.
Kejadian
langka yang terjadi di masa lalu atau terjadi sekali dalam puluhan tahun dapat
ditampilkan melalui rekaman video, film, foto, slide disamping secara verbal.
d.
Obyek
atau proses yang amat rumit seperti peredaran darah dapat ditampilkan secar
kongkret melalui film, gamabr, slide, atau simulasi komputer
e.
Kejadian
atau percobaan yang dapat membahayakan dapat disimulasikan dengan media seperti
komputer, film, dan video.
f.
Peristiwa
alam seperti terjadinya leutsan gungung berapi atau proses yang dalam
kenyataannya memakan waktu lama seperti proses kepompong menjadi kupu-kupu
dapat disajikan dengan teknik-teknik rekaman seperti time-lapse untuk film,
video, slide atau simulasi komputer.
4.
Media
pengajaran dapat memberikan kesamaan pengalaman kepada siswa tentang
peristiwa-peristiwa di lingkungan mereka, serta memungkinkan terjadinya
interaksi langsung dengan guru, masyarakat, dan lingkungannya misalnya melalui
karya wisata, kunjungan-kunjungan ke museum atau kebun binatang.
C. Karakteristik Media Pembelajaran
Media
pembelajaran merupakan komponen intruksional yang melliputi pesan, orang, dan
peralatan. Menurut syaifulbahri djamarah dan aswan zain,media merupakan wahana
penyalur informasi belajar atau informasi pesan. Dalam perkembangannya media
pembelajaran mengikuti perkembangan teknologi.
Berdasarkan perkembangan teknologi tersebut,
media pembelajaran dikelompokkan kedalam empat kelompok yaitu:
1.
Media
hasil teknologi cetak. Teknologi cetak adalah cara untuk menghasilkan atau
menyampaikan materi, seperti buku dan materi visual statis terutama melalui
proses percetakan mekanisatau photografis. Kelompok media hasil teknologi cetak
antara lain: teks, grafik, foto atau representasi fotografik.
Karakteristik media hasil teknologi cetak:
a.
Teks
dibaca secara linear
b.
Menampilkan
komonikasi secarasatu arah dan reseptif
c.
Ditampilkan
secara statis atau diam
d.
Pengembangannya
sangat tergantung kepada prinsip-prinsip pembahasan
e.
Berorientasi
atau berpusat pada siswa. Dalam hal ini guru dan lembaga berperan sebagai
penunjang, fasilitator dan semangat pada siswa yang sedang belajar.
f.
Informasi
dapat diatur atau ditata ulang oleh pemakai
2.
Media
hasil teknologi audio-visual. Teknologi audi-visual cara menyampaikan materi
dengan menggunakan mesin-mesin mekanis dan elektronis untuk menyajikan
pesan-pesan audio-visual. Penyajian pengajaran secara audio-visual jelas
bercirikan pemakaian perangkat keras selama proses pembelajaran, seperti ,
mesin proyektor film, tape rekorder, proyektor visual yang lebar.
Karakteristik media hasil teknologi
audio-visual:
a.
Bersifat
linear
b.
Menyajikan
visual yang dinamis
c.
Digunakan
dengan cara yang telah ditentukan sebelumnya oleh perancang
d.
Merupakan
representasi fisik dari gagasan real atau abstrak
e.
Dikembangkan
menurut prinsip psikologis behafiorisme dan kognitif
f.
Berorientasi
pada guru. Pendekatan yang berorientasi pada guru atau lembaga adalah sistem
pendidikan yang konfensional dimana hampir seluruh kegiatan pembelajaran
dikendalikan penuh oleh para guru dan staf lembaga penndidikan. Dalam sistemini
guru mengkomunikasikan pengethuannya kepada siswa dalam bentuk pokok bahasan
dalam beberapa macam bentuk silabus.
3.
Media
hasil teknologi yang berdasarkan computer teknologi berbasis computer merupakan
cara menghasilka atau menyampaikan materi dengan menggunakan sumber-sumber yang
berbasis micro-prosesor. Berbagai aplikasi teknologi berbasis komputer dalam pembelajaran
ummumnya dikenal sebagai computer assisted instruction. Aplikasi tersebut
apabila dilihat dari cara penyajian dan tujuan yang ingin dicapai melipiti
tutorial, penyajian materi secara bertahap, drills end practice latihan untuk
membantu siswa menguasai materi yang telah dipelajari sebelumnya, permainan dan
simulasi (latihan untuk mengaplikaskan pengetahian dan keterampilan yang baru
dipelajari dari basis data(sumber yang dapat membantu siswa menambahh informasi
dan penegtahuan sesuai dengan keinginan masing-masing )
Karakteristik media hasil teknologi yang
berdasarkan computer teknologi berbasis computer:
a.
Dapat
digunakan secara acak, non-sekuensial atau secara linear
b.
Dapat
digunakan sesuai keinginan siswa atau perancang
c.
Gagasan
disajikan dalam gaya abstrak dengan simbol dan grafik
d.
Prinsip-prinsip
ilmu kognitif untuk mengembangkan media ini
e.
Beroriatasi
pada siswa dan melibatkan interaktifitas siswa yang tinggi
4. Media hasil gabungan tenologi cetak dan
teknologi computer. Teknologi gabungan adalah cara unntuk menghasilkan dan
menyampaikan materi yang menggabungkan pemakaian beberapa bentuk media yang
dikendalikan komputer. Komputer yang memiliki kemampuan yang hebat seperti
jumlah random akses memori yang besar, hard disk yang besar, dan monitor yang
beresolusi tinggi ditambah dengan pararel (alat-alat tambahan), seperti: vidio
disk player, perangkat keras untuk bergabung dalam suatu jaringan dan sistem
audio.
Karakteristik media hasil gabungan tenologi
cetak dan teknologi computer:
a.
Dapat
digunkan secara acak, sekuensial, linear
b.
Dapat
digunakan sesuai keinginan siswa, bukan saja dengan direncanakan dan diinginkan
oleh perancangnya
c.
Gagasan
disajikan secara realistik sesuai dengan pengalaman siswa, menurut apa yang
relefan dengan siswa dan dibawah pengendalian siswa
d.
Prinsip
ilmu kognitif dan konstruktifisme ditetapkan dalampengembangan dan
penggunaanpelajaran
e.
Pembelajaran
ditata dan terpusat pada lingkup kognitif sehingga pengetahuan dikuasai jika
pengetahuan itu digunakan
f.
Bahan-bahan
pelajaran melibatkan interaktif siswa
g.
Bahan-bahan
pelajaran memadukan kata dan visual dari berbagai sumber.
Selain
pembagian itu ada lagi pembagian media pembelajaran menurut jenis, daya liput,
dan bahannya.
1. Dilihat dari jenisnya, media terbagi menjadi:
a.
Media
auditif
Media yang hanya mengandalkan suara saja
seperi radio,kaset rekoorder, peringan hitam.media ini tidak cocok untuk orang
tuli atau mempunyai kelainan pendengaran
b.
Media
visual
Media yang hanya mengandalkan indera
penglihatan. Media ini ada yang menampilkan gambar diam seperti film strip,
slides, foto, gambar atau lukisan, dan cetakan. Ada pula yang menampilkan
gambar atau simbol yang bergerak seperti film bisu, dan film kartun.
c.
Media
audio visual
Media yang
mempunyai unsur suara dan unsur gambar. Jenis media ini mempunya kemampuan yang
lebih baik karena meliputi kedua jenis media yang pertama dan kedua. Media ini
dibagi dalam:
1)
Audio
visual murni yaitu baik unsur suara maupun unsur gambar derasal dari satu
sumberseperti video kaset
2) Audio visual tidak murni yaitu unsur suara
dan unsur gambarnya berasal dari sumber yang berbeda. Misalnya filmbingkai
suara yang unsur gambarnya berasal dari slides proyektor dan unsur suaranya
berasal dari tape recorder.
2. Dilihat dari daya liputnya, media terbagi
menjadi:
a.
Media
dengan daya liput luas dan serentak
Penggunaan media ini tidak terbatas oleh
tempat dan ruang serta dapat menjangkaujumlah anak didik yang banyak dalam
waktu yang sama.seperti radio dan televisi serta internet
b.
Media
dengan daya liput terbatas oleh ruang dan tempat
Media ini dalam penggunaannya membutuhkan
ruang dan tempat yang khusus seperti film sound slides film rangkai, yang harus
menggunakan empat tertutupdan gelap.
c.
Media
untuk pembelajaran invidual
Media ini penggunaannya hanya untuk seorang
diri.termasuk media ini adalh modul berprogram dan pengajaran melalui komputer.
3. Dilihat dari bahan-bahannya, media terbagi
menjadi:
a.
Media
sederhana
Media ini bahan dasarnya mudah diperoleh dan
harganya murah, cara pembuatannya mudah, danpenggunaannya tidak sulit.
b.
Media
kompleks
Media ini adalah media yang bahan dasarnya
kompleks sulit didapat serta mahal harganya, sulit membuatnya, dan penggunaanya
memerlukan keterampilan yang memadai.
BAB III
PENUTUP
A. Kesimpulan
Kesimpuln dari uraian di atas bahwa secara umum peranan media
pembelajaran adalah memperlancar interaksi antara guru dengan siswa sehingga
kegiatan pembelajaran lebih afektif dan efisien. Adapun
fungsi dari media pembelajan ada beberapa hal,yaitu :
1. Fungsi Media Pembelajaran Sebagai Sumber Belajar
2. Fungsi Semantik
3. Fungsi Manipulatif
4. Fungsi Psikologis
5. Fungsi Sosio-Kultural
Sedangkan manfaat praktis dari penggunaan media pengajaran di dalam
proses belajar mengajar sebagai berikut :
1.
Media
pengajaran dapat memperjelas penyajian pesan dan informasi
2.
Media
pengajaran dapat meningkatkan dan mengarahkan perhatian anak
3.
Media
pengajaran dapat mengatasi keterbatasan indera, ruang dan waktu
4.
Media
pengajaran dapat memberikan kesamaan pengalaman kepada siswa
Berdasarkan perkembangan teknologi,media pembelajaran dikelompokkan
kedalam empat kelompok yaitu:
1.
Media
hasil teknologi cetak.
2.
Media
hasil teknologi audio-visual.
3.
Media
hasil teknologi yang berdasarkan computer teknologi berbasis computer
4.
Media
hasil gabungan tenologi cetak dan teknologi computer. Teknologi
B. Saran
Setelah membaca pembahasan diatas, diharapkan
pembaca dapat memahami dan menggunakan media pembeleaaran secara baik dengan
tujuan dapat membantu dan mempermudah seorang pendidik melaksanakan tugasnya,
sehingga diperolehnya hasil yang maksimal dalam mendidik peserta didik.
DAFTAR PUSTAKA
Arsyad
Azhar, Media Pembelajaran, PT
RajagGrafindo Persada, Jakarta, 1997.
Ghazali
Nurseha, dkk., Media Pembelajaran,
MEMBUMI publishing, Makassar, 2009.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar